Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Palembang

Kampung Arab Al Munawar Palembang

Palembang memiliki berbagai etnis didalam masyarakatnya. Ada etnis Tionghoa, etnis India, etnis Arab dan lain-lain. Setiap etnis memiliki komunitasnya masing-masing. Baik itu berupa tempat tinggal, organisasi, maupun hanya sekedar perkumpulan. Tempat tinggal atau pemukiman yang ada di suatu masyarakat etnis tertentu, sebagian besar adalah masyarakat dari etnis tersebut. Misalnya, sekumpulan masyarakat yang berasal dari Arab, bermukim di suatu tempat besar, dinamakan Kampung Arab.

Capturing the beauty of Kampung Kapitan

Kampung Kapitan menyimpan nilai seni dan budaya yang terletak pada struktur bangunan rumah yang ada. Rumah di kawasan ini menyimpan tiga pengaruh budaya, yakni budaya Cina,  Palembang dan Belanda. Pengaruh budaya Cina pada pintu depan rumah Tjoa Han Him. Budaya Cina bisa dilihat dari bagian tengah rumah dan pintu depan yang dicat dengan warna merah. Yang menarik perhatian saya, fentilasi pada pintu dan jendela terbuat dari lempengan besi yang disusun dengan rangka dan ada besi mengatur dibagian tengahnya. Cara kerja buka tutupnya seperti pada nako.  Amazing, rangkaian ini masih bekerja dengan baik! Pengaruh budaya Palembang tampak pada desain atap rumah yang menyerupai limas dan terdapat tiang yang menopang berdirinya rumah. Rumah abu leluhur Sedangkan budaya Belanda terlihat dari desain ruang tamu rumah Tjoa Han Him dan rumah abu leluhur. Replika nisan di rumah abu leluhur. Ada beberapa objek yang bisa dilihat di Kampung Kapitan. Salah satu yang cuk...

Pulau Kemaro, delta kecil di Sungai Musi

Pulau Kemaro merupakan sebuah Delta kecil di Sungai Musi, terletak sekitar 6 km dari Jembatan Ampera. Pulau Kemaro terletak di antara Pabrik Pupuk Sriwijaya dan Pertamina Sungai Gerong. Pulau kemaro berjarak sekitar 40 km dari kota Palembang. Di tempat ini terdapat sebuah vihara cina (klenteng Hok Tjing Rio) dan kuil Buddha yang sering dikunjungi umat Buddha untuk berdoa atau berziarah ke makam. Di pulau ini juga sering diadakan acara Cap Go Meh setiap Tahun Baru Imlek.

Al Quran Al-Akbar di Palembang

Al Quran Al-Akbar atau yang juga sering disebut Al Quran Raksasa di Pondok Pesantren Al Ihsaniyah Gandus Palembang. Terdapat 30 juz ayat suci Al-Quran yang berhasil dipahat/diukir khas Palembang dalam keping kayu dan menghabiskan kurang lebih 40 meter kubik kayu tembesu dengan masing-masing ukuran halamannya 177 x 140 x 2,5 sentimeter dan tebal keseluruhan mencapai 9 meter. Al-Quran yang terdiri dari 630 halaman ini juga dilengkapi dengan tajwid serta doa khataman bagi pemula. Setiap lembar terpahat ayat suci Al-Quran pada warna dasar kayu coklat dengan huruf arab timbul warna kuning dengan ukiran motif kembang di bagian tepi ornamen khas Palembang yang sangat indah dan bentuk hurufnya jelas sehingga mudah  dibaca. Proses pembuatannya sendiri memakan waktu sekitar tujuh tahunan.